Ilustrasi editorial: Istilah aksi giliran: chi, pon, kan, riichi, tsumo, ron
Ilustrasi orisinal Istilah Mahjong, 2026.
Batas informasi: materi ini bersifat edukasi umum. Sesuaikan tindakan dengan kondisi pribadi dan gunakan tenaga kompeten ketika ada risiko kesehatan, keselamatan, hukum, atau keuangan.

Mengambil dan membuang

Alur dasar mahjong bergantian antara mengambil ubin dari dinding dan membuang satu ubin ke tengah meja. Dalam aturan berbahasa Inggris, tindakan mengambil disebut draw, sedangkan membuang disebut discard. Buangan yang telah dipakai pemain sebelumnya disebut furiten pada aturan Jepang bila berkaitan dengan syarat tertentu. Tumpukan buangan setiap pemain perlu tersusun agar riwayat mudah dibaca. Istilah-istilah ini jarang diberi padanan Indonesia resmi, sehingga glosarium biasanya mencantumkan bentuk asing bersama penjelasan singkat.

Chi, pon, dan kan

Chi adalah panggilan untuk melengkapi urutan tiga angka berurutan dengan mengambil buangan pemain di sebelah kiri. Pon adalah panggilan untuk membentuk tiga ubin identik dari buangan siapa pun, sedangkan kan membentuk empat ubin identik. Sebagian varian menambahkan kan terbuka dan kan tertutup dengan konsekuensi berbeda terhadap struktur tangan. Panggilan terbuka biasanya mengubah status tangan dan dapat memengaruhi nilai serta hak deklarasi tertentu. Karena aturan setiap varian berbeda, pemain sebaiknya memeriksa dokumen resmi yang berlaku di mejanya sebelum mengandalkan satu penafsiran.

Riichi dan deklarasi

Riichi adalah istilah khas aturan Jepang untuk deklarasi tangan tertutup yang sudah siap menang, disertai taruhan seribu poin. Deklarasi ini mengunci pilihan buangan dan menandai komitmen pemain. Varian lain memiliki mekanisme serupa dengan nama berbeda atau tidak memakainya sama sekali. Pada aturan Tiongkok dikenal istilah ting semacam deklarasi kesiapan, sedangkan varian Amerika memakai prosedur kartu dan panggilan berbeda. Mencatat istilah deklarasi bersama variannya membantu pembaca memahami bahwa kata yang mirip belum tentu menandakan aturan yang sama.

Tsumo dan ron

Cara menang dibedakan menurut sumber ubin terakhir. Tsumo berarti menang dengan ubin yang diambil sendiri dari dinding, sedangkan ron berarti menang dengan membuang ubin yang diambil dari buangan lawan. Perbedaan ini penting karena memengaruhi siapa yang membayar dan berapa besar pembayarannya. Varian lain memakai istilah berbeda untuk konsep serupa, misalnya sebutan menang sendiri dan menang dari buangan pada aturan Tiongkok. Dalam kamus, kedua istilah ini sebaiknya ditempatkan bersama karena mereka sering muncul berdampingan pada tabel pembayaran dan penjelasan syarat kemenangan.

Artikel terkait

Tentang penulis: Lisa Anggraeni adalah persona editorial transparan untuk meja editor glosarium lintas bahasa; bukan identitas atau kredensial orang nyata.